Prinsip-Prinsip Disiplin Kelas
A. Prinsip-Prinsip
Disiplin
1. Pengertian
Disiplin
Kata disiplin berasal dari bahasa
latin “Disciplina” yang merujuk kepada belajar dan mengajar. Kata ini
berasosiasi sangat dekat dengan istilah “disciple” yang berarti mengikuti orang
belajar di bawa pengawasan seorang impinan.Disiplin adalah kesadaran untuk
melakukan sesuatu pekerjaan dengan tertib dan teratur sesuai dengan
peraturan-peraturan yang berlaku dengan penuh tanggung jawab tanpa paksaan dari
siapapun (AsyMas’udi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (Yogyakarta: PT
TigaSerangkai, 2000).
Adapun
menurut kamus umum Bahasa Indonesia, W.J.S Poerwadarminta, istilah disiplin
mengandung pengertian sebagai berikut : - Latihan batin dan watak dengan maksud
supaya segala perbuatannya selalu mentaati tata tertib di sekolah. - Ketaatan
pada aturan dan tata tertib.
Menurut Masyhud (2000:34) disiplin
adalah kesadaran untuk melakukan sesuatu
pekerjaan dengan tertib dan teratur sesuai dengan peraturan-peraturan yang
berlaku dengan penuh tanggung jawab tanpa paksaan dari siapapun.Sedangkan The Liang Gie (dalam Masyhud,
2000:34) memberikan pengertian disiplin
adalah suatu keadaan tertib di mana orang-orang yang tergabung dalam
suatu organisasi tunduk pada peraturan-peraturan yang telah ada dengan
rasa senang.Disiplin sekolah adalah
usaha sekolah untuk memelihara perilaku peserta didik agar tidak menyimpang dan
dapat mendorong peserta didik untuk berperilaku sesuai dengan norma, peraturan
dan tata tertib yang berlaku di sekolah. Yang dimaksud dengan aturan sekolah (school rule) tersebut, seperti aturan
tentang standar berpakaian (standards of
clothing), ketepatan waktu, perilaku sosial dan etika belajar.
Dalam
Rohani (2010: 46) disiplin kelas adalah keadaan tertib dalam suatu kelas yang
didalamnya tergabung guru dan peserta didik taat kepada tata tertib yang telah
diterapkan dan disepakati di dalam kelas.Disiplin pada hakekatnya adalah
pernyataan sikap mental dari individu maupun masyarakat yang mencerminkan rasa
ketatan, kepatuhan, yang didukung oleh kesadaran untuk menunaikan tugas dan
kewajiban dalam rangka pencapaian tujuan.
Disiplin
dimaksudkan sebagai upaya untuk mengatur perilaku anak dalam mencapai tujuan
pendidikan, karena ada perilaku yang harus dicegah atau dilarang, dan
sebaliknya, harus dilakukan.Pembentukan disiplin pada saat sekarang bukan
sekedar menjadikan peserta didik agar patuh dan taat pada aturan dan tata
tertib tanpa alasan sehingga mau menerima begitu saja, melainkan sebagai usaha
mendisiplinkan diri sendiri (self
discipline). Artinya ia berperilaku baik, patuh dan taat pada aturan bukan
karena paksaan dari orang lain atau guru melainkan karena kesadaran dari
dirinya.Maka dapat disimpulkan bahwa disiplin adalah ketaatan dan
ketepatan pada suatu aturan yang dilakukan secara sadar tanpa adanya dorongan
atau paksaan pihak lain atau suatu keadaan di mana sesuatu itu berada
dalam tertib, teratur dan semestinya serta tiada suatu pelanggaran-pelanggaran
baik secara langsung maupun tidak langsung.
Dari
beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin
adalah ketaatan dan ketepatan pada suatu aturan yang dilakukan secara
sadar tanpa adanya dorongan atau paksaan pihak lain atau suatu keadaan di
mana sesuatu itu berada dalam tertib, teratur dan semestinya serta tiada suatu
pelanggaran-pelanggaran baik secara langsung maupun tidak langsung. Dan disiplin
kelas adalah keadaan tertib dalam suatu kelas yang didalamnya tergabung guru
dan peserta didik taat kepada tata tertib yang telah diterapkan dan disepakati
di dalam kelas.
B. Bentuk-Bentuk
Disiplin Kelas
1.
Disiplin siswa dalam menentukan dan menggunakan cara
atau strategi belajar
Keberhasilan siswa dalam studinya
dipengaruhi oleh cara belajarnya. Siswayang memiliki cara belajar yang efektif
memungkinkan untuk mencapai hasil atau prestasi yang lebih tinggi dari pada
siswa yang tidak mempunyai cara belajar yang efektif.
Untuk belajar secara efektif dan
efisien diperlukan kesadaran dan disiplin tinggi setiap siswa.Belajar secara
efektif dan efisien dapat dilakukan oleh siswa yang berdisiplin. Siswa yang
memiliki disiplin dalam belajarnya akan berusaha mengatur dan menggunakan
strategi dan cara belajar yang tepat baginya. Jadi langkah pertama yang perlu
dimiliki agar dapat belajar secara efektif dan efisien adalah kesadaran atas
tanggung jawab pribadi dan keyakinan bahwa belajar adalah untuk kepentingan
diri sendiri, dilakukan sendiri dan tidak menggantungkan nasib pada orang lain.
Hal ini sejalan dengan pendapat yang menyatakan
belajar akan lebih berhasil apabila kita memiliki :
a. Kesadaran
atas tanggung jawab belajar,
b. Cara belajar
yang efisien,
c. Syarat-syarat
yang diperlukan ( Oemar Hamalik, Metoda Belajar Dan Kesulitan-Kesulitan Belajar, Bandung: Tarsito,2005)
Selain memiliki strategi belajar siswa yang tepat, siswa juga perlu
memperhatikan metode atau cara yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan dalam
belajarnya. Seperti yang kita ketahui belajar bertujuan untuk mendapat
pengetahuan, sikap, kecakapan dan keterampilan. Cara yang demikian itu jika
dilakukan dengan penuh kesadaran dan disiplin tinggi maka akan menjadi suatu
kebiasaan, dan kebiasaan dalam belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar.
2. Disiplin
terhadap pemanfaatan waktu
a. Cara
mengatur waktu belajar
Salah satu masalah yang sering
dihadapi oleh pelajar atau siswa adalah banyak pelajar atau siswa yang mengeluh
kekurangan waktu untuk belajarnya, tetapi mereka sebenarnya kurang memiliki
keteraturan dan disiplin untuk mempergunakan waktu secara efisien.Banyak waktu
yang terbuang-buang disebabkan karna mengobrol omongan-omongan yang tidak habis-habisnnya.Sikap
yang demikian itu harus ditinggalkan oleh siswa karena yang demikian itu tidak
bermanfaat baginya.
Tidak dapat dipungkiri bahwa
orang-orang yang berhasil mencapai kesuksesan dalam hidupnya adalah orang-orang
yang hidup teratur dan berdisiplin memanfaatkan waktunya.Dalam ajaran Islam
disiplin dalam pemanfaatan waktu sangat dianjurkan, disiplin bukan hanya dalam
pemanfaatan waktu belajar saja, tetapi disiplin perlu juga dilakukan oleh
setiap orang dalam setiap waktu dan kesempatan.
Dalam belajar pemanfaatan waktu
secara baik dan dikerjakan dengan baik dan tepat waktu adalah merupakan hal
yang terpuji.Dari uraian di atas dapat dipahami bahwa penggunaan atau
pamanfaatan waktu dangan baik menumbuhkan disiplin dalam mempergunakan waktu
secara efisien.
b. Pengelompokan
waktu
Banyak siswa yang belajarnya kurang dapat memanfaatkan
waktunya dengan sebaik-baiknya karena tidak membagi-bagi waktunya untuk
macam-macam keperluan, oleh karna itu, berbagai segi dan teknik untuk mengatur
pemakaian waktu perlu dipahami sebagai langkah untuk mengembangkan keterampilan
mengelola waktu studi.
c. Penjatahan
waktu belajar.
Setiap siswa perlu mengadakan prinsip belajar secara
teratur dan untuk belajar secara teratur setiap hari harus mempunyai rencana
kerja. Agar siswa tidak banyak membuang waktu untuk memikirkan mata pelajaran
yang akan dipelajari suatu saat dan apa yang harus dikerjakannya. Oleh karena
itu agar siswa tidak dihinggapi keraguan-raguan terhadap apa yang hendak
dipelajarinya maka ia harus punya rencana kerja atau daftar waktu dalam
belajar.
Adapun cara untuk membuat jadwal yang baik adalah
sebagai berikut :
1) Memperhitungkan
waktu setiap hari untuk keperluan-keperluan tidur, belajar, makan, mandi, olah
raga dan lain-lain.
2) Menyelidiki
dan menentukan waktu-waktu yang tersedia setiap hari.
3) Merencanakan
peggunaan belajar itu dengan cara menetapkan jenis-jenis mata pelajaran dan
urutan-urutan yang harus dipelajari.
4) Menyelidiki
waktu-waktu mana yang dapat dipergunakan untuk belajar dengan hasil terbaik.
5) Berhematlah
dengan waktu, setiap siwa janganlah ragu untuk memulai pekerjaan, termasuk juga
belajar.
3. Disiplin
terhadap tugas
a. Mengerjakan
tugas rumah
Salah satu prinsip belajar adalah
ulangan dan latihan. Sejalan dengan pendapat yang mengatakan bahwa : “Mengerjakan
tugas dapat berupa pengerjaan tes atau ulangan atau ujian yang diberikan guru,
tetapi juga termasuk membuat atau mengerjakan latihan-latihan yang ada dalam
buku ataupun soal-soal buatan sendiri” (Slameto, Belajar Dan Faktor-Faktor yang
Mempengaruhinya, Jakarta: Rineka Cipta,2003)
Berdasarkan pendapat tersebut di
atas maka, tugas itu dapat berupa tes atau ulangan dan juga dapat berupa
latihan-latihan soal atau pekerjaan rumah. Jika siswa mempunyai kebiasaan untuk
melatih diri mengerjakan soal-soal latihan serta mengerjakan pekerjaan rumah
dengan disiplin, maka siswa tersebut tidak akan terlalu kesulitan dalam
belajarnya, serta dapat dengan mudah mengerjakan setiap pekerjaan rumah yang
diberikan oleh guru.
b. Mengerjakan
tugas di sekolah
Adapun tugas di sekolah mencakup
mengerjakan latihan-latihan tes atau ulangan harian, ulangan umum ataupun
ujian, baik yang tertulis maupun lisan. Dalam menghadapi tugas-tugas di atas
perlu dilaksanakan langkah-langkah persiapan sebagai berikut :
1) Hindarilah
belajar terlalu banyak pada saat-saat terakhir mengerjakan tes (semua bahan
hendaknya sudah siap jauh-jauh sebelumnya).
2) Pelajarilah
kembali bahan yang sudah pernah didapat secara teratur sehari atau dua hari
sebelumnya.
3) Buatlah
suatu ringkasan atau garis besar tentang bahan yang sedang dipelajari kembali
itu.
4) Pelajarilah
juga latihan soal dan hasil tugas yang sudah pernah dikerjakan.
5) Peliharalah kondisi kesehatan.
6) Konsentrasikan seluruh perhatian terhadap
tugas yang akan ditempuh.
7) Siapkanlah
segala alat atau perlengkapan-perlengkapan yang diperlukan dan jika diperlukan
syarat-syarat tertentu, bereskanlah seawal mungkin.
4. Disiplin
terhadap tata tertib.
Didalam proses belajar mengajar,
disiplin terhadap tata tertib sangat penting untuk diterapkan, karena dalam suatu
sekolah yang tidak memiliki tata tertib maka proses belajar mengajar tidak akan
berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana. Antara peraturan dan tata
tertib merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan sebagai pembentukan
disiplin siswa dalam mentaati peraturan di dalam kelas maupun diluar kelas.
Untuk melakukan disiplin terhadap
tata tertib dengan baik, maka guru bertanggung jawab menyampaikan dan
mengontrol berlakunya peraturan dan tata tertib tersebut. Dalam hal ini staf
sekolah atau guru perlu terjalinnya kerja sama sehingga tercipta disiplin kelas
dan tata tertib kelas yang baik tampa adanya kerja sama tersebut dalam
pembinaan disiplin sekolah maka akan terjadi pelanggaran terhadap peraturan dan
tata tertib sekolah serta terciptanya suasana balajar yang tidak diinginkan.
Dengan demikian untuk terciptanya
disiplin yang harmonis dan terciptanya disiplin dari siswa dalam rangka
pelaksanaan peraturan dan tata tertib dengan baik, maka di dalam suatu lembaga
atau lingkungan sekolah perlu menetapkan sikap disiplin terhadapsiswa, agar
tercipta proses belajar mengajar yang baik.
Sikap disiplin yang dilakukan sebenarnya merupakan suatu
tindakan untuk memenuhi tuntutan nilai tertentu, yaitu nilai keagamaan, nilai
tradisional, nilai kekuasaan, nilai subjektif dan nilai rasional.
Dalam menyusun aturan/tata tertib guna memunculkan disiplin
kelas, guru harus melibatkan siswa dalam pembuatannya, memperhatikan hak, dan
kebutuhan peserta didik itu sendiri, serta peran guru dalam disiplin kelas
adalah sebagai salah satu komponen yang harus juga mematuhi peratuaran yang
dibuatnya, bukan hanya sebagai pengatur tanpa ikut melaksanakan.
DAFTAR PUSTAKA
Adriantoni.
2019. Bahan Ajar Manajemen Kelas. Belum diterbitkan
AsyMas’udi.2000. Pendidikan
Pancasila dan Kewarganegaraan Yogyakarta: PT Tiga Serangkai, 2000)
Oemar Hamalik. 2005. Metode
Belajar Dan Kesulitan-Kesulitan Belajar Bandung: Tarsito
Terimakasih kak , sangat membantu
BalasHapusGood,👍
BalasHapusBagus karyanya
BalasHapusSangat bermanfaat kak, semoga bisa diterapkan dilapangan nantinya
BalasHapusSangat membantu sekali
BalasHapusTerimakasih. Sangat bermanfaat sekali.
BalasHapusSangat bermanfaat kak👍
BalasHapusTulisannya sangat bermanfaat dan semoga bisa diaplikasikn nantinya
BalasHapusTerimakasih..sangat membantu materinya
BalasHapusMateri ya sangat membantu..makasih
BalasHapusSangat membantu kak
BalasHapusMaterinya sangat bagus.. 👍
BalasHapussangat membantu
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusMaterinya bagus kak..👍😊
BalasHapus